PRABOWO: KAMBING HITAM 1998

Posted on Updated on

Tanggapan pak PS tentang anggapan masyarakat bahwa pak PS adalah dalang utama peristiwa penculikan (pelanggaran HAM pada Mei 1998): “Saya seorang yang beragama, Tuhan maha tahu, Saya cinta negeri ini, Saya orang yang menghargai kemanusiaan, Demi Allah, Saya tidak serendah itu”.
=> Masalah perpolitikan negeri ini memang penuh dengan intrik, selalu saja ada dalang dan aktor di balik setiap peristiwa, dan selalu saja ada ‘tumbal’ yang dikorbankan.
=> Yang terlihat baik dari luar belum tentu baik di dalam, begitu juga sebaliknya. Menilai secara objektif dan proporsional adalah pilihan bijak sebelum menentukan pilihan.
=> Urusan di dunia ini hanya ada dua hal: kebaikan V.S. kejahatan.
=> Pasti ada yang terbaik di antara yang baik. Semoga negeri ini menjadi semakin baik dan sejahtera dengan pemimpin baru nanti yang jujur dan amanah, yang mampu menjadikan bangsa ini disegani olah bangsa lain dan menjadi negara no.1 di dunia, aamiin yaa Allah.

Soedoet Pandang

Prabowo 14
Oleh Jose Manuel Tesoro
Majalah Asiaweek

====================

Catatan Redaksi: Artikel ini diterjemahkan dari laporan investigasi yang ditulis Majalah Asiaweek Vo. 26/No. 8, 3 Maret 2000. Membaca artikel ini kita akan diantarkan oleh Tesoro kepada konstruksi fakta-fakta yang berbeda dengan stigma yang melekat pada berbagai peristiwa pada 1998.

====================

Satu pertanyaan yang akan selalu terlontar ketika membahas tragedi 1998 di Indonesia adalah: benarkah Prabowo adalah dalang yang sebenarnya?

Pada malam hari tanggal 21 Mei 1998, kisah itu dimulai. Lusinan tentara bersiap siaga di sekitar Istana Merdeka Jakarta dan kediaman B.J. Habibie di pinggir kota. Habibie, kurang dari 24 jam sebelumnya telah menjadi presiden Indonesia ketiga. Komandan dari pasukan ini adalah Letnan Jenderal Prabowo Subianto yang dikenal brutal. Seminggu sebelunmya, dia telah menyusun kekuatan terselubung pada pertemuan yang diselenggarakannya diam-diam—operasi-operasi pasukan khusus, preman jalanan, dan kekuatan muslim radikal—yang bertugas membunuh, membakar, memerkosa, merampok dan menyebarkan kebencian antar-ras di jantung kota Jakarta. Tujuannya:…

Lihat pos aslinya 7.081 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s